Sabtu, 21 November 2015
Kewirausahaan (Teori Ketidaksempurnaan & Peluang)
Teori Ketidaksempurnaan
Teori
ketidaksempurnaan merupakan cikal bakal dari seorang pebisnis ulung dalam
berpikir untuk menemukan/menentukan sebuah peluang.
Peluang
(Kesempatan) adalah bayangan
dari sebuah kesulitan
Sedangkan
Krisis adalah gambaran
diri sendiri.
Segitiga
inspirasi untuk mendapatkan ide dalam diri pendiri ada di dalam
Konsep
mencari peluang
1.
Awali
sesuatu dengan teori ketidaksempurnaan bahwa apa yang anda lihat adalah tidak
sempurna.
2.
Gunakan
inspirasi bahwa peluang adalah :
a.
Intersection à merebut pasar dari pesaing
b.
Replacement à menggantikan posisi yang ada dari pesaing
c.
Filler à mengisi kekosongan dari celah persaingan
d.
Destroyer à menghancurkan market leader
e.
Compatible à (dari hulu ke hilir) melengkapi ketidaksempurnaan pasar
PELUANG
Perubahan yang terjadi dari apa yang anda lihat
Environtment à
Lingkungan keluarga, rumah tangga, pekerjaan dll
Lain à
melihat sesuatu yang belum sempurna, maka wirausaha harus think and look
differently
Usaha sendiri àawal
dari kesuksesan biasanya meniru orang lain
Anda sendiri (diri sendiri)
Naluri yang kuat dalam melihat memontum, timing yang tepat dari
intuisi yang tajam
Senin, 16 November 2015
Kewirausahaan (Pengenalan Wirausaha)
Wira berarti sendiri, dan Usaha adalah suatu kegiatan.
Kewirausahaan merupakan kegiatan yang dilakukan dan diilhami diri sendiri. Kewirausahaan juga merupakan tempat orang-orang yang berjiwa bebas tidak diatur oleh waktu atau siapapun dalam kegiatan yang positif.
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam kewirausahaan :
motivasi didefinisikansebagai kondisi
internal yang membangkitkan kita untuk bertindak, mendorong kita mencapai
tujuan tertentu, dan membuat kita tetap tertarik dalam kegiatan tertentu.Kewirausahaan merupakan kegiatan yang dilakukan dan diilhami diri sendiri. Kewirausahaan juga merupakan tempat orang-orang yang berjiwa bebas tidak diatur oleh waktu atau siapapun dalam kegiatan yang positif.
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam kewirausahaan :
- Motivasi
Motivasi merupakan suatu dorongan kehendak yang menyebabkan seseorang melakukan
suatu perbuatan untuk mencapai tujuan tertentu. Motivasi berasal dari kata
motif yang
berarti "dorongan" atau rangsangan atau "daya penggerak"
yang ada dalam diri seseorang.
Menurut Weiner (1990)yang
dikutip Elliot et al. (2000),
Menurut Uno (2007),motivasi dapat diartikansebagai
dorongan internal dan eksternal dalam diri seseorang yang diindikasikan dengan
adanya; hasrat dan minat; dorongan dan kebutuhan; harapan dan cita-cita;
penghargaan dan penghormatan.
Motivasi adalah sesuatu apa yang membuat
seseorang bertindak (Sargent, dikutip oleh Howard, 1999) menyatakan bahwa
motivasi merupakan dampak dari interaksi seseorang dengan situasi yang
dihadapinya (Siagian, 2004.
Motivasi terbagi menjadi tiga :
- KNOWLEDGE (Pengetahuan)
Beberapa pengetahuan yang harus dimiliki wirausaha adalah :
- Pengetahuan mengenai usaha yang akan dimasukin atau dirintis dan lingkungan usaha yang ada
- Pengetahuan dan peran tanggung jawab.
- Pengetahuan manajemen dan organisasi
- SKILL (Kemampuan / Keterampilan)
Keterampilan yang harus dimiliki wirausaha adalah :
- Keterampilan konseptual dalam mengatur strategi dan memperhitungkan resiko
- Keterampilan dalam menciptakan nilai tambah.
- Keterampilan dalam memimpin dan mengelola.
- Keterampilan berkomunikasi dan berinteraksi.
- Keterampilan teknik usaha yang dilakukan
- ATTITUDE (Tingkah Laku / Perilaku)
Attitude adalah tata cara berhubungan dengan manusia lainnya, karena
masing- masing masyarakat beragam adat dan budaya. Attitude sering disebut
sebagai tindakan mengatur tingkah laku atau perilaku manusia dengan masyarakat.
Tingkah laku itu perlu diatur agar tidak melanggar norma-norma atau kebiasaan
yang berlaku dimasyarakat.
Attitude wirausaha secara umum
:
- Sikap dan perilaku seorang pengusaha harus mengikuti norma yang berlaku dalam suatu negara atau masyarakat.
- Berpenampilan sopan dalam suatu situasi atau acara tertentu.
- Cara berpakaian yang layak dan pantas.
- Cara berbicara yang santun.
- Perilaku yang menyenangkan orang lain
Etika dan Norma setiap pengusaha :
- Jujur
- Bertanggung Jawab
- Menepati Janji
- Disiplin
- Taat Hukum
- Suka Membantu
- Komitmen dan Menghormati
- Mengejar Prestasi
Tujuan dan manfaat etika wirausaha :
- Tujuan etika harus sejalan dengan tujuan perusahaan
- Persahabatan dan pergaulan
- Menyenangkan orang lain
- Membujuk pelanggan
- Membina dan menjaga hubungan
- Kreativitas
Kreativitas merupakan suatu gagasan untuk membentuk sesuatu yang baru.
- Inovasi
Sabtu, 26 September 2015
Tugas kelas X AP yang belum mengumpulkan
- Tugas Kelompok mencari Singkatan, dikumpulkan dengan menggunakan kertas folio
- Abdul Fattah
- Ahmad Sudiro
- Aldi Ryan
- Anggraini Megawati
- Cacu Ramadoni
- Fikri Hakim Habibi
- Haekal Syarif
- M.Fikri Haekal
- M. Yusuf
- M. Rafsanjani
- M. Farhan (C)
- M.Farhan (L)
- Okky Darul
- Romi Ardiansyah
- Sri Widya
- Tugas review film, dikumpulkan dengan mengirim email ke seichiroasada30@gmail.com
- Abdul Fatah
- Ahmad Sudiro
- Aldi Ryan
- Anggraini Megawati
- Aulia Arifah
- Aulia Zasmi
- Cacu Ramadoni
- Fakhri F
- Febiyola
- Fikri Hakim Habibi
- Fitriah Rahmayanti
- Livia Ferussi
- M. Fikri Haikal
- M. Yusuf
- M. Rafsanjani
- M. Farhan (C)
- M. Farhan (L)
- Namira
- Okky Darul
- Rosa Hilyah
- Shelvi Novianti
- Sri Widya
- Tara sascia
- Yunanda
- Zakiyatul Ilmi
Rabu, 18 Maret 2015
Cat Rescue, Dimulainya Penyelamatan Kucing
Saya mau share pengalaman saya. At first, saya mau cerita sedikit tentang mimpi saya. Dari kecil saya punya mimpi, salah satunya kalau sudah dewasa nanti, dan punya rejeki yang lumayan, saya mau bikin sebuah Rumah Penangkaran Hewan, khususnya kucing, untuk kucing-kucing yang dibuang, terluka dll.
Karena saya sangat sayang kucing. Mimpi saya ini mimpi yang sangat besar menurut saya, dan untuk mewujudkan mimpi besar ini, saya memulainya dari hal-hal kecil. Contohnya, ngasih makan kucing-kucing tak ber-tuan dijalanan, dan yg mw saya ceritain satu ini, nyelametin seekor anak kucing. Semoga dengan usaha-usaha kecil saya, saya bisa meraih mimpi besar saya.
Bercerita tentang hari ini. Jadi gini, kemarin malam (14/4/2015) saat saya melalui perjalanan menuju tempat beristirahat, saya menemukan seekor anak kucing berusia sekitar 2 bulanan dengan bulu full black, dipinggiran jalan. Tapi saat ngeliat kucing itu, dia jalannya terseok-seok. Pas diperiksa, kucing tersebut tangannya patah. saya pikir, kucing itu terluka karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab, yang menggunakan kendaraan, menabrak dan melindas kakinya. Entah itu pengguna mobil, atau pengguna motor. Saya ngerasa sangat miris dan pengen buru-buru dibawa ke dokter karena saya kasian. Tapi, karena hari sudah larut malam, kucing tersebut diungsikan sementara di rumah.
Kemudian esoknya, (hari ini) karena merasa empati, dan ga tau harus diapain (minimnya saya akan ilmu ngerawat kucing cedera), dan ada sedikit rejeki tersisa, akhirnya kucing tersebut kita bawa ke klinik hewan di daerah condet. Menurut dokter karena masih terlalu kecil, tidak melalui operasi pun, kucing tersebut bisa sembuh dan penyembuhan dirinya cepat karena masih kecil. Penanganan yang diambil dengan membalut kaki kucing tersebut agar tidak bengkok ketika sembuh dan di suntik untuk mempercepat penyembuhan tulangnya.
Setelah itu kucing itu pun dibawa pulang dan diniatkan untuk kita pelihara. Setidaknya sampai kucing tersebut feelin' better, kita mau cari adopter juga nantinya jika ada yang berminat. Karena kucing yang kita pelihara sudah lumayan banyak. Untuk sementara ini kita panggil dia KURO. Karena saya suka Jepang dan bahasa jepang hitam itu kuro. Hehehe..
Ini poto kitty nya...
Doakan Kuro cepat sembuh ya... (^_^)
Insya Allah kalau ada rejekinya Kuro akan kita bawa kembali untuk check up minggu depan...
Senin, 16 Februari 2015
17 Sekar Pupuh
Dalam
pembelajaran Bahasa Sunda/Sastra Sunda, dikenalkanlah sebuah kata yaitu “PUPUH”.
Pupuh sendiri merupakan karya sastra sunda yang berbentuk puisi juga memiliki
ritme yang dapat dinyanyikan. Pupuh memiliki tiga aturan yang terdiri dari :
Ø Guru Wilangan
Merupakan jumlah suku kata (Engang) di setiap larik (padalisan).
Ø Guru Lagu
Merupakan bunyi vokal diakhir padalisan
Ø Watek
Merupakan karakteristik dari isi pupuh itu
sendiri.
Pupuh
sendiri terbagi menjadi dua, yaitu Pupuh Sekar Ageung yang bisa dinyanyikan
dengan lebih dari satu jenis lagu dan Pupuh Sekar Alit yang hanya bisa dinyanyikan
dalam satu jenis lagu.
Berikut
contoh-contoh Pupuh
1)
Pupuh Sekar Ageung
a)
Asmarandana
Guru Wilangan & Guru Lagu : 8-I, 8-a, 8-] é/o, 8-a, 7-a, 8-u, 8-a
Watek :
Menggambarkan rasa cinta, kasih sayang (asih,
kanyaah)
Laras :
Degung
3
|
3
|
3
|
3
|
3
|
2
|
195<
|
192
|
Mun
|
U
|
Jang
|
Nyi
|
Ar
|
Pa
|
Ngar
|
Ti
|
2
|
2
|
2
|
291
|
3
|
4
|
3
|
495
|
Te
|
Rus
|
Sa
|
Ko
|
La
|
Ka
|
Ko
|
Ta
|
5
|
5
|
5
|
5
|
5
|
5
|
5
|
495
|
Sing
|
Ja
|
Di
|
Mu
|
Rid
|
Ran
|
Ca
|
Ge
|
5
|
5
|
5
|
5
|
1
|
5
|
1>92>
|
2>
|
Be
|
Ner
|
Pin
|
Ter
|
Ba
|
Ri
|
Se
|
Hat
|
2>
|
1>
|
5
|
5
|
5
|
5
|
5
|
5
|
Mi
|
Ka
|
He
|
Man
|
Ka
|
sa
|
Sa
|
Ma
|
5
|
4
|
3
|
2
|
2
|
291
|
293
|
4-5
|
A
|
Sih
|
Ka
|
Nu
|
Ja
|
Di
|
Gu
|
Ru
|
5
|
5
|
4
|
5
|
1>
|
2>
|
1>92>
|
1>95>
|
Ga
|
Gan
|
Ti
|
E
|
Ma
|
Jeung
|
Ba
|
Pa
|
Nya Kitu
deui ka nyai
Sing junun
terus sakola
Ka Kota lain
rék nyalsé
Ulah rék kamalinaan
Pelesir senang-senang
Pan hidep kawengku waktu
Kudu tamat na Mangsana
b)
Dangdanggula
Guru Wilangan & Guru Lagu : 10-i,
10-a, 8-é/o, 7-u, 9-i, 7-a, 6-u, 8-a, 12-i, 7-a
Watek
: Menggambarkan rasa kedamaian, keindahan, keagungan, kegembiraan (katengtreman, kawaasan, kaagungan,
kagumbiraan)
Pasosore nyawang Bandung Asri
Basa kuring ulin ka isola
Ti dieu ti Beulah kaler
Tembong di lingkung gunung
Kota kembang bangun nu sepi
Bet teu ka pireng sora
Da geus puguh jauh
Langitna kacida lenglang
Estu taya megabodas aling-aling
Sore ieu bengras pisan
Angin lembang nebak ngahiliwir
Ngoyag ngoyag jajaran tangkal camara
Lir anu guguapy bae
Ngagupay kota Bandung
Itu aya sapasang japati
Anteng kakalayangan
Ngahaja ngalayung
Di beh kidul samar-samar
Gedong sate katembong bangun nu tingtrim
Endah pisan matak kelar
Mangsa beurang baganti jeung peuting
Kota Bandung katembong marakbak
Kota beuki asri bae
Mangpirang lampu hurung
Lir bentang karetap ketip
Di langit bulan ngebrak
Kota beuki ngempur
Lir anu pesta cahaya
Ngan hanjakal hawana teuing ku tiis
Kapaksa
kuring mulang
c)
Kinanti
Guru Wilangan & Guru Lagu : 8-u,
8-i, 8-a, 8-i, 8-a, 8-i
Watek
: Menggambarkan penantian, khawatir, atau rasa sayang (nngguan, deudeupan, kanyaah)
d)
Sinom
Guru Wilangan & Guru Lagu :8-a,
8-i, 8-a, 8-i, 7-i, 8-u, 7-a, 8-i, 12-a
Watek : Menggambarkan
rasa gembira atau rasa sayang (gumbira,
kadeudeuh)
2)
Pupuh Sekar Alit
a)
Balakbak
Guru
Wilangan & Guru Lagu:
15-é, 15é, 15-é
Watek: Menggambarkan
lelucon (heureuy) atau komedi (banyol).
b)
Durma
Watek:
Guru Wilangan & Guru Lagu: 12-a, 7-i,
6-a, 7-a, 8-i, 5-a, 7-i
Menggambarkan rasa
marah (ambek), besar hati (gedé
haté), atau semangat (sumanget)
c)
Gambuh
Guru
Wilangan & Guru Lagu: 7-u, 10-u, 12-i, 8-u, 8-o
Watek: Menggambarkan rasa sedih (kasedih), susah (kasusah), atau sakit hati (
Watek: Menggambarkan rasa sedih (kasedih), susah (kasusah), atau sakit hati (
d)
Gurisa
Guru
Wilangan & Guru Lagu: 8-a, 8-a, 8-a, 8-a, 8-a, 8-a, 8-a, 8-a
Watek: Menggambarkan orang yang sedang melamun (ngalamun) atau melamun kosong (malaweung)
Watek: Menggambarkan orang yang sedang melamun (ngalamun) atau melamun kosong (malaweung)
e)
Juru Demung
Guru
Wilangan & Guru Lagu: 8-a, 8-i, 8-a, 8-i, 8-a, 8-i
Watek: Menggambarkan rasa bingung, susah dengan apa yang harus dilakukan (pilakueun.
Watek: Menggambarkan rasa bingung, susah dengan apa yang harus dilakukan (pilakueun.
f)
Ladrang
Guru Wilangan & Guru Lagu: 10-i, 4-a (2x), 8-i, 12-a
Watek: Menggambarkan rasa lelucon (banyol) dengan maksud menyindir (nyindiran)
Watek: Menggambarkan rasa lelucon (banyol) dengan maksud menyindir (nyindiran)
g)
Lambang
Guru
Wilangan & Guru Lagu: 8-a, 8-a, 8-a, 8-a
aWtek:Menggambarkan rasa lelucon (banyol) tetapi banyol yang mengandung hal yang harus dipikirkan.
aWtek:Menggambarkan rasa lelucon (banyol) tetapi banyol yang mengandung hal yang harus dipikirkan.
h)
Magatru
Guru Wilangan & Guru Lagu: 12-u, 8-i, 8-u, 8-i, 8-o
Watek: Menggambarkan rasa sedih, penyesalan (handeueul) oleh perilaku sendiri, atau menasehati (mapatahan).
Watek: Menggambarkan rasa sedih, penyesalan (handeueul) oleh perilaku sendiri, atau menasehati (mapatahan).
i)
Maskumambang
Guru Wilangan & Guru Lagu: 12-i, 6-a, 8-i, 8a
Watek:Menggambarkan rasa kesedihan (kanalangsaan), sedih dengan sakit hati.
Watek:Menggambarkan rasa kesedihan (kanalangsaan), sedih dengan sakit hati.
j)
Mijil
Guru
Wilangan & Guru Lagu: 10-i, 6-o, 10-é, 10-i, 6-i, 6-u
Watek:Menggambarkan
rasa bersedih (kasedih) tetapi dengan penuh harapan.
k)
Pangkur
Guru
Wilangan & Guru Lagu:8-a, 11-i, 8-u, 7-a, 12-u, 8-a, 8-i
Watek:Menggambarkan rasa marah ( ambek ) yang tersimpan dalam hati atau menghadapi tugas yang berat.
Watek:Menggambarkan rasa marah ( ambek ) yang tersimpan dalam hati atau menghadapi tugas yang berat.
l)
Pucung
Guru Wilangan & Guru Lagu: 12-u, 6-a, 8-é/o, 12-a
Watek: Menggambarkan rasa marah (ambek) terhadap diri sendiri, atau benci (keuheul) karena tidak setuju hati.
Watek: Menggambarkan rasa marah (ambek) terhadap diri sendiri, atau benci (keuheul) karena tidak setuju hati.
m)
Wirangrong
Guru
Wilangan dan Guru Lagu:8-i, 8-o, 8-u, 8-i, 8-a, 8-a
Watek: Menggambarkan rasa malu (kawiwirangan),
malu oleh perilaku sendiri.
Langganan:
Komentar
(
Atom
)

